17 Okt 2018

Pantang Berpangku Tangan, Ini yang Dilakukan Pencari Nafkah

estupitarto.com- Mencari nafkah adalah tugas seorang Ayah, meskipun saat ini para istri juga ikut membantu. Bagi seorang ayah, tanggungjawab ini merupakan salah satu tolok ukur martabatnya sebagai seorang ayah dan suami. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencari nafkah. Beberapa hal berikut ini yang menjadi catatan saya hari ini tentang mencari nafkah.

1. Niat
Mencari nafkah bagi seorang Ayah adalah jihad fi sabilillah. Oleh karena itu luruskan niat bahwa kita bekerja semata-mata karena Allah untuk menunaikan amanah-Nya. Gugur saat menjalankan tugas saat mencari nafkah bernilai syahid. Insya Allah.

2. Kesungguhan Hati
Kesungguhan hati tercermin dari cara ia mencari nafkah. Pantang bermalas-malasan dan selalu semangat dilandasi oleh motivasi dan niat bahwa ia memiliki sebuah tanggungjawab.

3. Kuat
Pada saat bekerja, halangan dan rintangan pasti akan didapatkan. Kuat, kunci menghadapi itu semua. Kuat secara fisik dan mental. Kekuatan fisik tentu dapat kita kelola dengan menciptakan keseimbangan antara waktu ia bekerja dengan beristirahat. Terlalu banyak waktu digunakan untuk bekerja atau bahkan terlalu lama beristirahat bukanlah hal yang baik. Kata Bang Rhoma,"T E R L A L U ". Banyak kita lihat seseorang bekerja dengan memperlakukan malam buat siang dan siang tetaplah siang untuk mendapatkan penghasilan yang lebih. Pada akhirnya ketika raga jatuh sakit, semua uang yang dikumpulkannya bisa jadi ludes habis untuk pengobatan.

Mental pun harus kuat, manakala terjadi benturan dengan rekan kerja, pelanggan atau pun dengan atasan. Satu hal yang perlu disadari bahwa benturan itu terjadi karena tidak ada kesamaan antara harapan orang lain dengan apa yang kita lakukan. Maka, selalu intropeksi diri, memohon maaf jika melaukan kesalahan dan baik menyampaikan jika kita berada pada posisi yang benar.

4. Sadar
Sadarilah bahwa Allah telah memberikan dan membagi rezeki bagi tiap makhluk-Nya. Tidak ada rezeki yang tertukar sebab semua telah digariskan. Tugas kita hanyalah menjemput rezki yang digantungkan. Dengan demikian kita akan senantiasa berusaha dan berihtiar guna mencapainya.

5. Syukuri
Syukuri rezeki hari ini. Banyak atau sedikit rezeki yang kita terima harus disyukuri. Yakinlah bahwa syukur akan mendekatkan diri pada tambahan rezeki yang akan datang. Guru saya mengatakan bahwa rezeki hari ini pada dasarnya ada dua yakni, apa yang kita makan, apa yang kita kenakan saat ini.

Semoga bermanfaat dan selalu menjadi pengingat bagi kita semua.

0 komentar:

Posting Komentar