Estu Pitarto

I am a Teacherpreneur

Estu Pitarto

Lahir di Batang, 3 Juli 1982.Sehari-hari mengajar di sekolah dasar. Aktifitas lainnya ialah menulis buku, trainer pendidikan, dan mengelola bimbingan belajar baca dan berhitung.
Motto hidup "TETAP SEMANGAT DAN TERUS BERKARYA" untuk bekal akhirat.

  • Puri Dinar Elok B15 No.10 Meteseh, Tembalang-Semarang.
  • +62877-3144-9424
  • estupitarto@hotmail.com
  • www.estupitarto.com
Me

My Skills

Belajar kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja membuat kita berdaya.

Design Grafis 85%
Writing 90%
Blogging 95%
Multimedia 90%

Teacher's Diary

Catatan seorang guru tentang dirinya, ruang kerja, dan para siswa.Read more here

My Class My Adventure

Kisah petualangan saya di ruang kelas bersama dengan anak-anak bisa disimak di sini.

Tutorial

Saya ingin berbagi pengalaman belajar yang pernah dilkukan. Jika Anda penasaran, silakan klik di sini

Media Pembelajaran

Tempat tepat untuk mencari informasi mengenai media untuk pembelajaran. Klik: Media Pembelajaran

Blog Buku

Kumpulan artikel seputar dunia buku. Visit us on Indonesia Membaca Buku

Bukaji

Layanan toko online yang menyediakan aneka kebutuhan buku dan lainnya.visit us on Bukaji olshop

  • Diperpanjang : eTrain Pembelajaran Kolaboratif dengan SWAY

    Berdasarkan permintaan dari beberapa sahabat, eTrain Pembelajaran Kolaboratif dengan SWAY kini DIPERPANJANG pendaftarannya. Bagi Sobat yang sudah berhasil mendaftarkan diri, langsung saja masuk ke halaman kursusnya. Silakan isi pendaftarannya di sini


    Apa itu eTrain?
    eTrain merupakan singkatan dari Electronic Training, Estu Training. Filosofi Train adalah seperti kereta, melaju bersama untuk mencapai tujuan stasiun akhir. Itulah filosofi yang kita bangun yakni Learning Together ( baca: Belajar Bersama ).

    eTrain ini bersifat GRATIS, untuk para guru di semua jenjang di seluruh Indonesia (tidak melarang bagi yang berada di luar Indonesia asalkan mengerti bahasa Indonesia yang digunakan dalam materi).

    Apa yang dilakukan setelah mendaftar?
    Saya akan mengirimkan panduan untuk masuk ke halaman kursus online.

    Bagaimana Cara Belajarnya?
    Cara belajar eTrain yakni secara mandiri melalui DARING yang sudah disediakan.
    Baca materinya, Praktikkan, Laporkan hasilnya dan Kerjakan Tugas dan latihannya.
    Cukup sederhana bukan?

    Apa saja yang diperlukan untuk bergabung?
    Cukup dengan laptop yang terkoneksi internet, sebab platform yang ada dalam materi membutuhkan koneksi internet.

    Baiklah, saya mau begabung bersama teman lainnya belajar bersama.
    Silakan klik di sini untuk bergabung.
    Saya akan mengirimkan panduannya ke email Anda.
    Jika Anda belum menerima email panduan, silakan bisa WA saya ke nomor 087731449424

    Posting sebelumnya bisa dibaca di sini


  • E-Training Pembelajaran Kolaboratif dengan SWAY Batch 1

    Salah satu keterampilan abad XXI bagi peserta didik adalah pembelajaran kolaboratif. Peserta didik diharapkan dapat bekerjasama antara peserta didik dalam satu kelas, antar kelas dan antar sekolah. Teknologi informasi dan komunikasi memiliki fitur yang dapat mengakomodasi pembelajaran secara kolaboratif tersebut. Atas dasar itulah, saya mengajak sahabat sekalian untuk belajar bersama dalam moda DARING Pembelajaran Kolaboratif dengan Sway Batch 1.

    Berikut hal-hal yang perlu Sobat ketahui sebelum memutuskan untuk bergabung bersama kami:
    1. E-Training ini dilaksanakan secara mandiri, peserta belajar mandiri dari tutorial yang telah diunggah dalam portal yang akan diberikan setelah mendaftar di sini
    2. E-Training ini tidak bersertifikat.
    3. Peserta batch 1 ini terbatas hingga waktu pendaftaran selesai yakni tanggal 12 Agustus 2017    17 Agustus 2017
    4. Peserta berkomitmen untuk belajar mandiri dan mengerjakan tugas yang telah diberikan.
    5. E-Training akan dimulai pada tanggal 13 Agustus 2017 - 15 Agustus 2017    13 Agustus - 25 Agustus 2017
    Berminat bergabung bersama? Silakan klik tombol di bawah ini!



  • Revisi Niat di Tahun Ajaran Baru

    Tanggal 17 bulan 7 tahun 2017 merupakan kombinasi angka unik untuk mengawali tahun ajaran baru 2017-2018. Sebuah lembaga pendidikan setiap tahunnya tentu akan mengalami pembaruan siswa, kelulusan kelas 6, masuknya siswa baru kelas 1 serta siswa baru di jenjang kelas berikutnya. Seorang guru pasti akan mendapatkan wajah-wajah baru anak didiknya di setiap jenjang. 

    Hari pertama di sekolahku diisi dengan apel pagi. Pada kegiatan tersebut, Kepala sekolah memberikan motivasi kepada siswa serta mengenalkan guru yang akan mengajar mereka di tahun 2017-2018. Ada beberapa siswa yang bersorak gembira menyambut nama-nama guru baru mereka namun ada pula yang bersedih karena guru kesayangan mereka tak lagi mengajar di kelas barunya. Tahun ini saya diberikan amanah untuk mengajar kelas 4, artinya saya harus mengajar pada jenjang berikutnya mengingat tahun lalu saya mengajar di kelas 3. Tentu saja ada beberapa wajah siswa yang dulu pernah bersama saya di kelas tiga dan beberapa tambahan wajah baru yang berasal dari kelas paralel yang lain.

    Tahun ajaran baru, seakan kembali membuka lembaran baru dalam pengabdian seorang guru. Tahun yang sudah berlalu memberikan banyak pengalaman yang mesti dievaluasi kurang dan lebihnya. Bagi saya, tahun ajaran baru tak hanya menjalani profesi guru seperti tahun sebelumnya tetapi ada sebuah dorongan agar saya kembali melakukan revisi niat dalam mengajar. Kadang dalam perjalanan, kita ada khilaf dalam menjalaninya, oleh karena itulah pada tahun ajaran baru ini saya mencoba untuk kembali mengukuhkan niat agar senantiasa berada dalam trek sejati sebagai seorang guru.

    Revisi niat, mengajak saya berpikir untuk menjawab sebuah pertanyaan,"Untuk apa kamu melakukan hal yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya?" Jawaban atas pertanyaan tersebut akan menjadi tolok ukur pada kita masihkah kita mampu bertahan untuk senantiasa istiqomah menjalani profesi sebagai seorang guru. Bagaimana dengan Anda?
  • Cara Praktis Menyisipkan Sumber Kutipan Biar Sinkron dengan Daftar Pustaka

    Tiga bulan terakhir ini saya disibukkan dengan penulisan karya ilmiah. Masalah yang saya hadapi adalah mengani sitasi. Sitasi atau kutipan merupakan faktor penting dalam sebuah karya ilmiah untuk menghindari dari plagiarisme. Kita diminta untuk menuliskan sumber jika mengutip tulisan dari seseorang. Sumber yang tertulis pada isi naskah harus dicantumkan pula dalam daftar pustaka. Awalnya saya menuliskannya secara manual, ternyata masih ada beberapa kutipan yang tak tercantum dalam daftar pustaka. Akhirnya saya mencoba cara praktis menyisipkan sumber kutipan berikut ini agar sinkton dengan daftar pustaka. Pada kesempatan ini saya menggunakan program pengolah kata Microsoft Word. Let's cekidot.

    1. Letakkan Kursor pada akhir kutipan
    2. Tekan menu REFERENCES - INSERT CITATION - ADD NEW SOURCE.
    Jangan lupa pilih style penulisannya ( APA atau MLA )
    http://estupitarto.com


    3. Akan muncul jendela isian sumber data kutipan
    http://estupitarto.com

    4. Pilih tipe sumber data pada kolom Type of Source
    http://estupitarto.com
    5. Atur bahasa yang digunakan
    http://estupitarto.com
    6. Klik tombol OK, maka pada teks yang dikutip akan muncul sumber kutipan
    http://estupitarto.com

    Langkah berikutnya adalah membuat daftar pustaka.

    7. Tempatkan kursor pada halaman yang akan kita sisipkan Daftar Pustaka. Klik menu REFERENCES - BIBLIOGRAFY
    http://estupitarto.com
    8. Pilih Bibliography, maka secara otomatis Daftar Pustaka akan muncul dengan judul BIBLIOGRAPHY. Ubah teks tersebut dengan judul DAFTAR PUSTAKA
    9. Jika kita ingin menambah sumber, lakukan seperti pada langkah 1. Pada daftar pustaka, kita sorot lalu klik pada tombol UPDATE CITATIONS AND BIBLIOGRAPHY
    http://estupitarto.com
    Catatan Tambahan:
    Jika kita ingin mengubah data sumber kita bisa lakukan dengan menyorot sumber kutipan yang ada pada isi naskah. Klik pilihan EDIT SOURCE lalu lakukan update seperti pada langkah 9
    http://estupitarto.com
    Semoga bermanfaat. Terimakasih jika berkenan memberikan komentar di blog ini.
  • Cara Melacak Pesan Berbintang

    Pada tutorial sebelumnya, saya menuliskan tentang cara agar pesan penting tidak tertimbun dengan cara memberikan bintang pada pesan tersebut. Pesan berbintang ialah pesan yang kita nilai penting sehingga pada suatu saat akan diperlukan. Jika bahasa membaca buku ialah bookmark. Seiring dengan pergerakan pesan yang semakin menumpuk, tiba-tiba kita membutuhkan pesan penting yang pernah kita beri tanda bintang. Sayangnya, sudah banyak baris yang menimbun pesan tersebut.

    Bagaimana Cara Melacak Pesan Berbintang?

    1. Ketuk nama grup
    2. Disana Anda akan melihat menu PESAN BERBINTANG.
    3. Klik menu tersebut dan Anda akan menemukan pesan apa saja yang telah diberikan tanda bintang
    Semoga bermanfaat, Komentarnya ditunggu ya. Terimakasih.

  • Pengin Pesan WA Tak Tertimbun?

    Whatsapp atau biasa disingkat WA merupakan aplikasi sosial media yang banyak digunakan. Salahsatu fiturnya ialah fasilitas membuat grup. Satu orang bisa tergabung dalam banyak grup. Sebut saja grup alumni, komunitas, organisasi, instansi, atau suatu acara tertentu. Sesama anggota biasanya saling bersahutan dalam aktifitas di WAG sehingga seringkali informasi penting jadi tertimbun dengan pesan tersebut.

    Bagaimana agar pesan penting di WA tak tertimbun?
    Langsung saja ke TKP.
    Note: Tutorial gambar di bawah ini menggunakan versi mobile
    1. Pilih pesan yang ingin diberi bintang dengan cara ketuk dan tahan agak lama
    2. Ketuk ikon bintang yang berada di atas bagian atas ( lihat tanda lingkaran merah pada gambar)

    Semoga bermanfaat. Jangan lupa komentarnya ditunggu ya. Terimakasih.
  • Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berdiri.

    Hari ini adalah hari Pendidikan Nasional. Berbicara mengenai pendidikan, masih banyak PR yang mesti dikerjakan oleh para pendidik. Beragam pola pendidikan yang dibungkus dengan nama kurikulum menjadi hal yang masih saja terus dikembangkan oleh pemerintah. Mulai dari kurikulum 1994 hingga kurikulum terbaru yakni kurikulum 2013. Ganti mentri ganti kurikulum menjadi satu fenomena yang lazim dikenal oleh kalangan pendidik. Ada guru yang siap menerima perubahan namun tak sedikit pula yang belum siap dengan perubahan tersebut. Perubahan yang terjadi ini seakan-akan memberikan pandangan bahwa kurikulum sebelumnya masih ada kekurangan dan perlu perbaikan. Sekolah dan anak-anak bak kelinci percobaan dalam pelaksanaan di lapangan. Guru merasa terbebani dengan perubahan adminitrasi yang mesti ditunaikan. Pertanyaannya ialah, sampai kapan Indonesia ini akan terus berubah-ubah kurikulumnya? Apakah tidak ada standar baku untuk kurikulum di negara ini?

    Ada satu kurikulum yang patut kita simak dan tiru. Kurikulum tersebut terbukti berhasil mengentaskan orang-orang dari zaman kebodohan beranjak menjadi masyarakat yang tercerahkan. Ialah kurikulum yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Apa yang ia sampaikan merupakan hal yang ia lakukan. Beliau menjadi teladan atau uswah bagi para murid-muridnya. Tak pelak jika pendidikan pada saat itu benar-benar berhasil. Anak memiliki kecenderungan untuk lebih banyak melihat dari apa yang kita lakukan daripada apa yang ia dengar. Sebagus apapun pesan yang kita sampaikan tetapi tidak kita coba contohkan kepada murid-murid dipastikan hal ini tidak akan membekas lebih pada diri anak-anak.

    Guru adalah teladan, segala tindak tanduk kita akan ditiru oleh murid-muridnya. Ibarat pepatah kata,"Guru kencing berdiri, murid kencing berdiri". Jika saat ini kita merasa bahwa murid-murid belum berubah sesuai dengan harapan, bisa jadi karena kita belum sepenuhnya menjadi teladan bagi mereka. Kita ingin murid-murid memiliki kebiasaan membaca, sedangkan kita tidak pernah melakukan kegiatan itu maka dapat dipastikan kebiasaan ini tak akan terpatri kuat dalam hidup mereka.

    Memahami bahwa kurikulum pendidikan adalah ada pada guru itu sendiri maka saya memiliki keyakinan, apapun kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah, maka hal itu bukanlah menjadi sebuah penghalang bagi kemajuan generasi kita di masa yang akan datang.

    Selamat Hari Pendidikan Nasional 2017
    Semoga bermanfaat.
    Tetap Semangat dan Terus Berkarya.
  • Sabar Itu Tirakat

    Tirakat oleh sebagian besar orang diartikan dengan melakukan ritual tertentu guna mencapai tujuan yang diinginkan. Menurut Sirrahsa yang ditulis dalam blognya, tirakat dalam bahasa Arab disebut sebagai Riyadhoh yang dalam bahasa Indonesia disebut olah batin.

    Berkenaan dengan hal tersebut, saya berpendapat bahwa sabar juga wujud salah satu tirakat seseorang. Sabar ketika menghadapi persoalan, menjalani kehidupan atau bahkan menerima anugerah kenikmatan dari Yang Maha Kuasa. Puasa melatih kita untuk bersabar, maka sabar sendiri itu pun juga wujud tirakat.

    Sabar menjadi hal yang dapat menjadi sarana penolong kita dalam menghadapi apapun yang tampak di depan mata.
  • Cara Menyisipkan Powerpoint ke Blog

    Powerpoint pasti sudah tidak asing lagi bukan? Program ini biasanya digunakan oleh kita sebagai alat bantu mengajar di kelas. Nah, pada tutorial kali kini saya akan berbagi tentang bagaimana cara menyisipkan PowerPoint ke dalam blog yang kita miliki. Tujuannya adalah agar siswa juga bisa belajar melalui blog gurunya dengan media PowerPoint yang kita buat guna membantu pembelajaranya.

    Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memiliki akun di Microsoft ( Baca postingan saya sebelumnya tentang meraup keuntungan dengan akun Microsoft ). Jika Anda sudah memiliki akun di Microsoft, Anda bisa mulai menyisipkan PowerPoint Anda melalui Docs.com. Baiklah, kita langsung saja ya!

    Step 1 Buka alamat Docs.com
    Step 2 Klik tombol Sign In
    Step 3 Isi alamat email yang Anda gunakan sebagai akun di Microsoft

    Step 4 Klik NEXT
    Step 5 Ketik Password

    Step 6 Klik Add New, Pilih Document

    Step 7 Pilih Computer

    Step 8 Pilih file PowerPoint yang akan Anda Unggah, Klik Open

    Step 9 Klik tombol Embed

    Step 10 Klik Copy

    Step 11 Masuk ke posting blog Anda. Pilih mode HTML lalu Paste

    Step 12 Publikasikan

    Berikut ini contoh PowerPoint yang saya buat

  • My QUOTES

    Mengikat kata untuk mengingatkan pribadi akan hidup yang lebih baik agar mendapatkan keberuntungan.

    Copyright by Estu Pitarto. Diberdayakan oleh Blogger.
    ADDRESS

    Puri Dinar Elok B15 No.10 Meteseh, Tembalang-Semarang

    EMAIL

    estupitarto@hotmail.com
    estu.pitarto@gmail.com

    WHATSAPP

    087731449424

    MOBILE

    0877 3144 9424