Estu Pitarto

Saya seorang Pengajar

Estu Pitarto

Saya lahir di Batang, 3 Juli 1982. Menyelesaikan studi S1 di IKIP Veteran Semarang tahun 2003 jurusan pendidikan Sejarah.Saat ini saya aktif mengajar di sebuah SD swasta di Jawa Tengah. Selain mengajar saya menulis buku, mengisi beberapa pelatihan, training dan workshop baik kepada guru maupun umum
Jika ada hal yang ingin disampaikan, silakan hubungi saya

  • Puri Dinar Elok B15/10, Tembalang, Kota Semarang.
  • +628-773-1449-424
  • estupitarto@hotmail.com
  • www.estupitarto.com
Me

Keterampilan saya

Berikut ini adalah keterampilan selain yang saya miliki.

Powerpoint 98%
Desain Grafis 90%
Multimedia 90%
Menulis 85%

Aksara Jawa

Cara ampuh mengenal aksara Jawa Carakan dengana metode AMBAR.

Bloging

Cara membuat blog dari awal hingga mendesain sesuai dengan kebutuhan.

Powerpoint

Materi mengenai penggunaan powerpoint dari pengenalan, animasi dan tingkat lebihi lanjut.

Editing Audio

Teknik sederhana pembuatan media pembelajaran berbasis audio.

Editing Video

Teknik sederhana pembuatan media pembelajaran berbasis video untuk pembelajaran atau youtube.

Penerbitan Buku

Rahasia menerbitkan buku bagi pemula sekalipun.

0
peserta training
0
Penghargaan
0
facebook like
0
Karya
  • Dampingi Anak Saat Bermain Game di Gadget

    Dampingi Anak Saat Bermain Game di Gadget

    Ada yang bertanya kepada saya tentang kebiasaan anak nge-game di gadget apakah akan menjadi virus yang akan menghambat perkembangan belajar anak? Saya katakan tergantung bagaimana kita memperlakukan game yang ada di gadget pada anak kita.
    Pada suatu kesempatan saya pernah menanyakan kepada beberapa murid saya tentang apa yang dipikirkannya dengan melihat gadget seperti ini ( sambil menunjukkan tablet milik saya). Rata-rata mereka menjawab dengan satu kata yang sama,GAME.
    Gadget bagi anak adalah sebuah game. Sebuah alat yang dapat memanjakan mereka mendapatkan hiburan berupa permainan digital. Ini pula yang terjadi di rumah saya. Saya akui memang gadget selalu menyertai kemana saya pergi. Anak saya selalu meminjamnya begitu saya tiba di rumah. Saya bertanya untuk apa? Anda pasti sudah bisa menebaknya, untuk main Game. Saya menyadari bahwa ini tidak bisa saya hindari. Ini memang sudah menjadi kewajaran karena mereka hidup dimasa gadget lifestyle. Jika pun saya menutup anak saya dari pengaruh gadget, saya tidak yakin di luar sana orang-orang juga tidak menggunakannya sementara pabrik gadget terus berproduksi. Oleh karena itu saya menyiasatinya untuk mengarahkan anak bahwa gadget dan game merupakan sarana untuk belajar.

    1. Menyeleksi Game yang terinstall
    OS Android memungkinkan untuk dapat mengunduh aneka permainan secara gratis di play store. Orangtua harus benar-benar jeli mana permainan yang sesuai untuk konsumsi anak kita. Dalam hal ini saya lebih memilih game seperti balap mobil, balap motor, petualangan. Meski demikian bukan berarti game tersebut benar-benar aman sebab seringkali muncul iklan yang tidak pas untuk dikonsumsi anak.
    Pada suatu ketika saya sempat kecolongan. Saya melihat ada sebuah game baru yang terinstall di gadget saya. Saya merasa game tersebut bukan saya yang memasangnya, sebuah game pertarungan atau versus. Belakangan saya mengetahui bahwa game tersebut dipasang oleh anak saya. Entah bagaimana cara ia memasang yang jelas tidak pernah saya mengajarinya dengan cara tersebut. Dari sekolah saya mendapatkan laporan bahwa anak saya sering bermain pukul-pukulan. Sesampainya dirumah saya mencoba bertanya kepadanya tentang jurus yang sudah ia miliki. Alhasil dari investigasi tersebut saya mendengar pengakuan bahwa jurus tersebut ia tiru dari game pertarungan. Maka penting bagi kita untuk menyeleksi game yang terinstal sebab akan membawa pengaruhnya pada anak Anda.
    2. Dampingi Anak Bermain Game

    Mendampingi anak bermain game memang membutuhkan waktu. Ketika kita membutuhkan istirahat setelah seharian bekerja kita mesti menyempatkan waktu bermain game bersama anak. Buat kesepakatan waktu untuk bermain game sehingga kita bisa mendampingi mereka bermain bersama. Ada dua keuntunganyang bisa kita dapatkan dalam sesi ini. 1) kita dapat menggunakan kesempatan ini untuk mencoba menggali apa saja yang mereka hadapi dan temui satu hari itu. 2) kita bisa mengarahkan mereka bermain sambil belajar
    Pada permainan balap mobil yang sering dimainkan anak saya, saya sering mengajaknya bermain sambil belajar mengartikan bahasa inggris dan berhitung. Kata-kata bahasa asing dan petunjuk dalam tombol kami artikan bersama. Misalnya ketika ia ingin membeli sebuah mobil seri baru, pasti akan tampak harga mobil tersebut. Saat itulah saya mengajarkannya bagaimana kita bisa berhemat belanja, bagaimana cara kita menggunakan uang untuk belanja sedangkan harga belanjaan tidak sesuai dengan uang yang dimiliki, bagaimana membandingkan mana nilai yang lebih kecil atau yang lebih besar.
    Untuk game yang bersifat petualangan saya lebih banyak menceritakan hikmah dari permainan tersebut seperti nilai pantang menyerah, fokus dan lainnya.
    Apa yang saya ceritakan di atas adalah sekelumit pengalaman. Saya yakin Anda memiliki pengalaman yang lebih luas tentang pendampingan anak saat menggunakan gadget untuk bermain game. Semoga bermanfaat.
  • KOPINSPIRASI

    #Tetap Bersemangat dan Terus Berkarya.

    ALAMAT

    Puri Dinar Elok B15/10, Tembalang, Kota Semarang.

    EMAIL

    estupitarto@hotmail.com
    estupitarto2@gmail.com

    WHATSAPP

    087731449424

    MOBILE

    087731449424